Home > Doa Harian > Doa setelah tasyahud akhir sebelum salam

Doa setelah tasyahud akhir sebelum salam

13 January 2008

‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahannam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari fitnah Dajjal.’ (HR. Bukhari 2/102 dan Muslim 1/412 dan lafal haditsnya adalah menurut Muslim)

    ‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur. Aku berlindung kepadaMu dari fintah AlMasih Dajjal. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ta Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari perbuatan dosa dan utang.’ (HR. Bukhari 1/202 dan Muslim 1/412)

      ‘Ya Allah, sesungguhnya aku amat menganiaya diriku, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosadosa kecuali Engkau. Oleh karena itu, ampunilah dosa-dosaku dan berilah rahmat keapdaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.’ (HR. Bukhari 8/168 dan Muslim 4/2078)

        ‘Ya Allah, ampunilah aku akan (dosaku) yang aku lewatkan dan yang aku akhirkan, apa yang aku rahasiakan dan yang kutampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta apa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku, Engkau yang mendahulukan dan mengakhirkan, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau.’ (HR. Muslim 1/534)

          ‘Ya Allah, berilah pertolongan kepadaku untuk menyebut namaMu, syukur kepadaMu dan ibadah yang baik untukMu.’ (HR. Abu Dawud 2/86 dan An-Nasa’i 3/53)

            ‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari bakhil, aku berlindung kepadaMu dari penakut, aku berlindung kepadaMu dari dikembalikan ke usia yang terhina, dan aku berlindung kepadaMu dari fitnah dunia dan siksa kubur.’ (HR. Bukhari)

            ‘Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu, agar dimasukkan ke surga dan aku berlindung kepadaMu dari neraka.’ (HR. Abu Dawud dan Sahih Ibn Majah 2/328)

              ‘Ya Allah, dengan adanya Engkau mengetahui yang ghaib dan dengan kemahakuasaanMu untuk menciptakan makhluk, perpanjanglah hidupku, bila Engkau mengetahui bahwa kehidupan selanjutnya lebih baik bagiku. Dan matikan aku dengan segera, bila Engkau mengetahui bahwa kematian lebih baik bagiku. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu agar aku takut kepadaMu dalam keadaan sembunyi atau keramaian. Aku mohon kepadaMu agar dapat berpegangan dengan kalimat hak di waktu rela atau marah. Aku minta kepadaMu, agar aku bisa melaksanakan kesederhanaan dalam keadaan kaya atau fakir, aku mohon kepadaMu agar diberi nikmat yang tidak habis dan aku minta kepadaMu agar diberi penyejuk mata yang tak putus. Aku mohon kepadaMu agar aku dapat rela setelah qadha. Aku mohon kepadaMu kehidupan yang menyenangkan setelah aku meninggal dunia. Aku mohon kepadaMu agar aku dapat menikmati memandang wajahMu, rindu bertemu denganMu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan. Ya Allah, hiasilah kami dengan keimanan dan jadikanlah kami sebagai penunjuk jalan yang memperoleh bimbingan dariMu.’ (HR. An-Nasa’i 3/54, 55 dan Ahmad 4/364 dengan sanad yang bagus)

                ‘Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ya Allah. Karena Engkau adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak membutuhkan sesuatu, tapi segala sesuatu butuh kepadaMu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, tidak ada seorang pun yang menyamaiMu, aku mohon kepadaMu agar mengampuni dosa-dosaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang’. (HR. An-Nasa’i lafal hadits menurut riwayatnya 3/52, Ahmad 4/328)

                  ‘Ya Allah, sesungguhnya bagiMu segala pujian, tiada Tuhan kecuali Engkau Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiMu, Maha Pemberi Nikmat, Pencipta langit dan bumi tanpa contoh sebelumnya. Wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Pemurah, wahai Tuhan Yang Hidup, wahai Tuhan yang mengurusi segala sesuatu. Sesungguhnya aku mohon kepadaMu agar dimasukkan ke surga dan aku berlindung kepadaMu dari siksaan neraka.’ (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibn Majah, An-Nasa’i)

                    ‘Ya Allah, sesungguhnya aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tiada Tuhan kecuali Engkau, Maha Esa, tidak membutuhkan sesuatu, tapi segala sesuatu butuh kepadaMu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, tiada seorang pun yang menyamaiNya.’ (HR. Abu Dawud 2/62, Tirmidzi 5/515, Ibn Majah 2/1267 dan Ahmad 5/360)

                      Categories: Doa Harian Tags: , , ,
                      %d bloggers like this: