Home > Doa Harian, Dzikir, Islam > Dzikir Pagi dan Sore

Dzikir Pagi dan Sore

21 August 2009

Di waktu sore:

 (i) ‘Kami telah memasuki waktu sore, kerajaan milik Allah, segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan bagiNya pujian. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wahai Tuhan, aku mohon kepadaMu kebaikan di malam in dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari siksaan di neraka dan kubur.’ kehendakMu kami mati. Dan kepadaMulah tempat kembali.’ (HR. Tirmidzi 5/466)

…Bila Nabi saw. menginjak waktu pagi, beliau membaca: (ii)

‘Kami telah masuk waktu pagi dan kerajaan hanyalah milik Allah…’ (HR. Muslim 4/2088)

(i)
‘Ya Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepadaMu kebangkitan.’

Di waktu sore:
(ii) ‘Ya Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu sore, dan dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan pertolonganMu kami mati,

‘Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.’ (HR. Bukhari 7/150)

‘Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi mempersaksikan Engkau, malaikat yang memikul arasy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhlukMu, sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada Tuhan kecuali Engkau Yang Maha Esa, tiadasekutu bagiMu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusanMu. (Dibaca empat kali waktu pagi dan sore). (HR. Abu Dawud 4/317, Bukhari, An-Nasa’i, Ibn AsSuni)

‘Ya Allah, nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang di antara makhlukMu di pagi ini adalah dariMu, Maha Esa Engkau, tiada sekutu bagiMu. BagiMu segala puji dan kepadaMu panjatan syukur.’
… Barangsiapa yang membacanya di pagi hari, maka sungguh telah bersyukur pada hari itu. Barangsiapa yang membacanya di sore hari, maka sungguh telah bersyukur pada malam itu. (HR. Abu Dawud 4/318 dan An-Nasa’i, Ibn As-Suni, dan Ibn Hibban)

(i)
‘Ya Allah, selamatkan tubuhku. Ya Allah, selamatkan pendengaranku. Ya Allah selamatkan penglihatanku. Tiada Tuhan kecuali Engkau. (tiga kali)

(ii)
‘Ya Allah, sesungguhnya Aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur, tiada Tuhan kecuali Engkau. (tiga kali) (HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42, An-Nasa’i, Ibn As-Sunni, Bukhari)

‘Allah-lah yang mencukupi, tiada Tuhan kecuali Dia, kepadaNya aku bertawakal. Dialah Tuhan yang menguasai ‘arsy yang agung.’ (dibaca tujuh kali di waktu pagi dan sore) (HR. Ibn As-Sunni 72, Abu Dawud 4/321 dengan sanad yang hasan)

‘Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan sesuatu yang diciptakanNya.’ (tiga kali) (HR. Tirmidzi dan Ahmad 2/290, Muslim 4/2080)

‘Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan berilah ketentraman di hatiku. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh bumi pecah yang membuat aku jatuh dan lain lain).’ (HR. Abu Dawud dan Ibn Majah)

‘Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Wahai Tuhan Pencipta langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, syetan dan balatentaranya, atau aku menjalankan kejelekan terhadap diriku atau mendorong orang Islam padanya.’  (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

‘Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (tiga kali) (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

‘Aku rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai Nabi.’ (dibaca tiga kali) (HR. Tirmidzi 5/465. Keterangan untuk dibaca tiga kali diriwayatkan oleh Ahmad 4/337, An-Nasa’i 4, dan Ibn As-Sunni 68)

‘Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhlukNya, sejauh kerelaanNya, seberat timbangan ‘arsyNya dan sebanyak tinta tulisan kalimatNya.’ (tiga kali) (HR. Muslim 4/2090)

‘Maha Suci Allah, aku memujiNya.’ (dibaca seratus kali) (HR. Muslim 4/2081)

‘Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri, dengan rahmatMu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).’ (HR. Al-Hakim dan menurutnya sahih, Adz-Dzahabi menyetujuinya 1/545)

‘Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan segala pujian. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.’ (dibaca seratus kali setiap hari) (HR. Bukhari 4/95 dan Muslim 4/2071)

‘Kami masuk waktu pagi, sedangkan kerajaan hanya milik Allah, Tuhan seru sekalian alam. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu agar memperoleh kebaikan, pembuka, pertolongan, cahaya, berkah dan petunjuk di hari ini. Aku berlindung kepadaMu dari kejelakan apa yang ada di dalamnya dan kejahatan sesudahnya.’ (dan hendaklah juga dibaca ketika menjelang sore) (HR. Abu Dawud 4/322 dengan sanad yang hasan)

Rasulullah saw. bersabda: Barangsiapa yang di waktu pagi membaca:

‘Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan segala pujian. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.’
…maka pahalanya sama dengan memerdekakan budak dari cucu Ismail, sepuluh kesalahan dihapus, dia diangkat sepuluh derajat dan terpelihara dari syetan hingga sore. Bila dibaca di waktu sore, maka akan memperoleh fadhilah tersebut hingga pagi.’ (Shahih Ibn Majah 2/331)

‘Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat Ikhlas, agama Nabi kita, Muhammad saw., dan agama ayah kami, Ibrahim yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.’ (HR. Ahmad 3/406, 407, 5/123, dan Ibn As-Sunni 34)

Dari Abdullah Ibn Khubaib, dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: ‘Katakanlah!’. Aku berkata: ‘wahai Rasulullah, apa yang harus kukatakan?’ Beliau bersabda: ‘Katakanlah:

…di waktu pagi dan sore tiga kali, maka akan mencukupi kamu dari segala sesuatu.’ (HR. Abu Dawud 4/322 dan Tirmidzi 5/567)

About these ads
Categories: Doa Harian, Dzikir, Islam Tags: , , ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: